Teknik kreatif Fotografi

| Sabtu, 30 Desember 2017

                                             Teknik Kreatif Fotografi




A.PENDAHULUAN


    Welcome…
     Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang teknik kreatif fotografi.

  • Pengertian
              Teknik kreatif fotografi adalah teknik yang digunakan untuk menghasilkan foto atau gambar yang bagus.
  • Latar belakang
                 Salah satu  hsl yang terpenting dalam fotografi.Yang harus  diterapkan pada pengambilan gambar.
  • Maksud & Tujuan
      Semua para pembaca khususnya para fotografer pemula dapat menerapkan teknik kreatif tersebut dalam pengambilan gambar.
  • Hasil Yang Diharapkan
            Mendapatkan hasil foto yang bagus dan memuaskan.

B.ALAT & BAHAN
   ~Kamera

C.JANGKA WAKTU PELAKSANAAN 

   Pukul 08.00 s.d 16.00

D.PROSES TAHAPAN

 1.High Speed Photography


         Sebuah teknik yang memanfaatkan hasil yang terjadi karena menggunakan kecepatan shutter speed yang tinggi.
  • Cara untuk mendapatkan Shutter Speed yang tinggi(cahaya hanya mengenai film/sensor dalam waktu yang sangat singkat):
       a.Menggunakan Film speed tinggi→film yang peka cahaya dapat
         menerima cahaya lebih banyak dalam waktu yang lebih singkat.
       b.Menggunakan lensa dengan Maximum Aperture besar→banyak cahaya
          yang masuk sehingga shutter speed harus tinggi.
  • Efek Hight Speed Photography :
            a.Subjek bergerak menjadi Freze(beku/diam).
            b.Bila menggunakan aperture besar,DOF menjadi sempit.


2.Slow Speed Photography


          Sebuah teknik fotografi yang memanfaatkan hasil yang terjadi karena menggunakan kecepatan shutter speed yang rendah.

  • Cara untuk mendapatkan Shutter Speed yang rendah(cahaya hanya mengenai film/sensor dalam waktu yang lebih lama):
            a.Menggunakan Film speed rendah→film yang peka cahaya dapat   
               banyak dalam waktu yang lebih singkat.
            b.Memilih f-number besar pada lensa→cahaya sedikit masuk  
               sehingga shutter speed harus rendah.
  • Efek Hight Speed Photography :   
        a.Subjek bergerak menjadi 'motion blur'.
        b.Bila menggunakan aperture kecil,DOF menjadi luas.

3.Panning

         Sebuah teknik slow speed fotografi dengan menggerakkan kamera pada saat pemotretan dengan mengikuti gerakan subjek sehingga menghasilkan subjek yang relatif fokus sedangkan background terlihat blur.
  • Cara untuk melakukan teknik Panning :
       a.Gunakan shutter speed yang rendah.Mulai dari  1/60 kemudian
          eksperimen   lebih cepat atau lebih lambat dari angka tersebut.
       b.Pada saat  subjek mendekat,arahkan kamera dan fokus.
       c.Tekan tombol shutter speed dan terus gerakkan kamera mengikuti
          gerakkan subjek sampai subjek menjauh.

4.Zooming


         Sebuah teknik slow shutter speed dengan merubah focal length lensa pada lensa zoom (dengan cara menarik atau mendorong gelang zoom pada lensa) sehingga menghasilkan efek seolah-olah subjrk bergerak mendekat (zoom in) atau zoom out).

  • Cara menarik  atau mendorong gelang zoom pada lensa) sehingga menghasilkan efek seolah-olah subjek bergerak mendekat (zoom in) atau menjauh (zoom out).
  • Cara untuk melakukan teknik Zooming :
        a.Atur kamera dalam keadaan stabil.
        b.Atur shutter speed tidak lebih cepat dari 1/3ocal0.
        c.Tekan tombol shuttter speed kemudian selama shutter speed terbuka
           geser gelang zoom pada lensa sesuai dengan efek yang diinginkan
           apakah zoom in atau zoom out.

5.Hyperfocal


        Sebuah teknik fotografi yang memberikan area Depth of Field yang sangat luas.Contoh hanya untuk foto landscape dimana semua objek dalam foto harus terlihat jelas /fokus di foreground maupun background.
  • Syarat untuk melakukan teknik hyperfocal :
        a.Lensa dengan kemampuan fokusing manual.
        b.Lensa dengan petunjuk skala Depth of Field.
           Untuk mendapatkan DOF yang luas dapat saja atur jarak fokus di
           Infinity.Tapi dengan teknik Hyperfocal dapat menghasilkan DOF yang
           lebih luas.
  • Cara untuk melakukan teknik Hyperfocal :
       a.Pilih aperture.
       b.Atur gelang fokus pada lensa sehinggga tanda fokus infinity berada pada
          angka aperture (yang dipilih pada langkah diatas) di skala Depth Of
          Field.

6.Selective focus 


        Sebuah teknik fotografi dengan memanfaatkan Depth of Field untuk mengisolasi / memisahkan subjek darin objek-objek yang berada didekatnya.
       Teknik ini berguna ketika subjek berada diantara background da foreground yang kompleks/crowded.


  • Cara untuk melakukan teknik Selective Focus :   
       a.Fokus pada subjek.
       b.Baca jarak subjek di gelang fokus lensa.
       c.Dengan berpatokan pada skala Depth Of Field,pilih Aperture
          berdasarkan luas Depth of Field yang diinginkan untuk mengisolasi
          subjek.

7.Bulb


       Sebuah teknik fotografi slow shutter speed dengan menggunakan shutter speed yang sangat lambat (>1 detik).
  • Untuk menggunakan teknik ini pada kamera harus ada pilihan shutter speed lebih lama dari 1 detik atau fitur shutter speed :
        a.B (Bulb) – Shutter akan terus terbuka selama tombol shutter ditekan.
        b.T (Time) –Shutter akan terus terbuka selama tombol shutter ditekan
           kembali.
  • Cara melakukan teknik Bulb :
       a.Atur agar kamera dalam keadaan stabil.
       b.Atur shutter speed > 1 detik atau gunakan setting B atau T.
      c.Jangan tekan tombol shutter dengan jari tangan karena akan
         menimbulkan getaran.Gunakan :
         a.Camera timer untuk digital.
         b.Cable realease untuk kamera analog dengan setting B atau T.
         c.Wireles remote untuk kamera digital atau analog dengan setting T.
  
E.HASIL YANG DIDAPATKAN

          Gambar yang mengandung cerita dan memiliki teknik saat pengambilan gambarnya.

F.TEMUAN MASALAH

        -
G.KESIMPULAN
       Mengetahui tentang teknik kreatif fotografi yang digunakan.

H.REFERENSI
😊SEKIAN😊



0 komentar:

Posting Komentar

Next Prev
▲Top▲